Prof. Dr. Siti Musdah Mulia, M.A. Lahir 3 Maret 1958 di Bone, Sulawesi Selatan. Putri pertama pasangan H. Mustamin Abdul Fatah dan Hj. Buaidah Achmad. Ibunya, merupakan gadis pertama di desanya yang menyelesaikan pendidikan di Pesantren Dar al-Dakwah wal Irsyad (DDI), Pare-Pare, sedang ayahnya adalah salah satu pimpinan gerakan DI/TII di Sulawesi Selatan. Kakeknya, H. Abdul Fatah adalah pemimpin dan mursyid ternama dalam Tarekat Naqsyabandiah di Kota Palopo, Sulsel.

Musdah adalah perempuan pertama meraih doktor dalam bidang pemikiran politik Islam di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta (1997) dengan disertasi: Negara Islam: Pemikiran Husain Haikal (diterbitkan menjadi buku oleh Paramadina tahun 2000); Perempuan pertama dikukuhkan LIPI sebagai Profesor Riset bidang Lektur Keagamaan di Kementerian Agama (1999) dengan Pidato Pengukuhan: Potret Perempuan Dalam Lektur Agama (Rekonstruksi Pemikiran Islam Menuju Masyarakat Egaliter dan Demokratis).

 

Pendidikan

Pendidikan formal dimulai dari SD di Surabaya (tamat 1969); Pesantren  As`adiyah, Sulawesi Selatan (tamat 1973); Fakultas Syari'ah, Pesantren  As`adiyah (1973-1975). Menyelesaikan Sarjana Muda Fakultas Ushuluddin Jurusan Dakwah, Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makasar (1980); Lalu S1 Jurusan Bahasa dan Sastera Arab di Fakultas Adab, UIN Alauddin, Makassar (1982); S2 Bidang Sejarah Pemikiran Islam di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta (1992); S3 Bidang Pemikiran Politik Islam di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta (1997) sebelumnya melakukan penelitian disertasi di Univ. Al-Azhar, Kairo, Mesir (1992-1993).

Aktivitas pendidikan di luar negeri, antara lain: Pendidikan HAM di Universitas Melbourne, Australia (1998); Pendidikan Pembela HAM di Universitas Chulalongkorn, Thailand   (2000); Pendidikan Advokasi Penegakan HAM dan Demokrasi (International Visitor Program) di Amerika Serikat  (2000); Pendidikan Manajemen dan Kepemimpinan di Universitas George Mason, Virginia, Amerika Serikat (2001); Pendidikan Pelatih HAM di Universitas Lund, Swedia (2001); Pendidikan Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Perempuan di Bangladesh Institute of Administration and Management (BIAM), Dhaka, Bangladesh (2002). Visiting Professor di EHESS, Paris, Perancis (2006); International Leadership Visitor Program, US Departement of State, Washington (2007).

 

Pengalaman Kerja

Pengalaman pekerjaan dimulai sebagai Dosen tidak tetap di IAIN Alaudin, Makasar (1982-1989) dan di Univ. Muslim Indonesia, Makasar (1982-1989); Peneliti pada Balai Penelitian Lektur Agama, Makasar (1985-1989); Peneliti pada Balitbang Departemen Agama Pusat, Jakarta (1990 1999); Dosen Institut Ilmu-Ilmu Al-Qur’an (IIQ), Jakarta  (1997-1999); Direktur Perguruan Al-Wathoniyah Pusat, Jakarta (1995- sekarang); Dosen Pascasarjana UIN, Jakarta  (1997- sekarang); Ketua STAI Aziyadah, Jakarta (sejak 2015); Kepala Badan Penelitian Agama (1999-2000); Staf Ahli Menteri Negara Urusan Hak Asasi Manusia (HAM) Bidang Pencegahan Diskriminasi dan Perlindungan Minoritas (2000-2001); Tim Ahli Menteri Tenaga Kerja R.I.  (2000-2001); Staf Ahli Menteri Agama R.I  Bidang Hubungan Organisasi Keagamaan Internasional (2001-2007). Selain sebagai peneliti dan dosen, dia juga aktif menjadi trainer (instruktur) di berbagai pelatihan, khususnya dalam isu demokrasi, HAM, gender, pluralisme, perempuan dan anak.

Di samping pegawai negeri sipil (PNS), sejak mahasiswa Musdah dikenal sebagai aktivis organisasi pemuda dan ormas atau LSM Perempuan. Wakil Ketua KNPI Sul-Sel (1982-1986); Ketua Wilayah IPPNU Sul-Sel (1979-1982); Ketua Umum Wilayah Fatayat Nahdlatul ‘Ulama Sulawesi Selatan (1983-1989); Ketua Pucuk Pimpinan Fatayat Nahdlatul ‘Ulama (1990-2000); Wakil Sekjen PP. Muslimat NU (2000-2005);  Ketua Forum Dialog Agama Mengenai Kekerasan Terhadap Perempuan, sejak 2008; Ketua I (MAAI) Al-Majelis al-Alami lil-Alimat al-Muslimat Indonesia (2001-2003);  Ketua Komisi Pengkajian MUI (Majelis Ulama Indonesia) Pusat (2000-2005); Ketua Dewan Pakar Korps Perempuan Majelis Dakwah Islamiyah (1997-sekarang); Pendiri Lembaga Kajian Agama dan Gender (sejak 1998); Pendiri dan Ketua Umum ICRP (Indonesian Conference On Religion and Peace), sebuah organisasi lintas iman sejak 1999.

Menjadi anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) sejak 2008;  Anggota Dewan Pendiri Yayasan PARAS sejak 2005; Anggota Dewan Ahli Koalisi Perempuan Indonesia sejak 2003; Anggota Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Jakarta (2000-2005); Anggota Dewan Pakar Koalisi Perempuan Indonesia (2003-sekarang); Anggota Dewan Pakar Lembaga Bantuan Hukum APIK (2006-2009); Anggota Dewan Penasehat KOMNAS HAM, sejak 2009; Anggota Majelis Kehormatan PERADI (Persatuan Advokat Indonesia) sejak 2007; Anggota Tim Ombudsman KOMPAS (2008-2012); Anggota Tim Ahli Penyusunan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) sejak 2009 –sekarang); Anggota Pengurus Yayasan Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia, sejak 2010; Anggota Dewan Pakar Yayasan NABIL sejak 2008; Anggota Women Shura Council New York, sejak 2009; Anggota Pengurus Yayasan Yap Thiam Hien, sejak 2011; Anggota Dewan Pembina The Megawati Institute (2013-sekarang), Anggota Dewan Kehormatan MURI (sejak 2011).

 

Karya Tulis

Karya tulis antara lain: Mufradat Arab Populer (1980); Pangkal Penguasaan Bahasa Arab (1989); Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadis (1995); Sejarah dan Pengantar Ilmu Tafsir (1995); Negara Islam: Pemikiran Politik Haikal, Paramadina, Jakarta (1997); Lektur Agama Dalam Media Massa, Dep. Agama (1999); Anotasi Buku Islam Kontemporer, Dep. Agama (2000); Islam Menggugat Poligami, Gramedia, Jakarta (2000); Kesetaraan dan Keadilan Gender (Perspektif Islam), LKAJ (2001); Pedoman Dakwah Muballighat, KP-MDI (2000); Analisis Kebijakan Publik, Muslimat NU (2002); Meretas Jalan Awal Hidup Manusia: Modul Pelatihan Konselor Hak-Hak Reproduksi, LKAJ (2002); Seluk-Beluk Ibadah Dalam Islam, As-Sakinah, Jakarta (2002); Muslimah Reformis: Perempuan Pembaru keagamaan, Mizan, Bandung (2005); dan Perempuan dan Politik, Gramedia, Jakarta (2005). Islam and Violence Against Women, LKAJ, Jakarta, 2006, Islam dan Inspirasi Kesetaraan Gender, Kibar Press, Yogyakarta (2007); Poligami : Budaya Bisu yang Merendahkan Martabat Perempuan, Kibar, Yogyakarta (2007); Menuju Kemandirian Politik Perempuan, Kibar, Yogyakarta (2008); Islam dan HAM, Penerbit Naufan, Yogyakarta, 2010;  Muslimah Sejati, Penerbit Marja, Bandung, 2011; Membangun Surga di Bumi : Kiat-Kiat Membina Keluarga Ideal dalam Islam, Gramedia, Jakarta 2011; Karakter Manusia Indonesia, Nuansa Cendekia, Bandung, 2013; Kemuliaan Perempuan Dalam Islam, Kompas Gramedia, Jakarta, 2014; Indahnya Islam Menyuarakan Kesetaraan dan Keadilan Gender, Naufan, Yogyakarta, 2014; 9 Jurus Menjadi Orang Tua Bijak: Mengasuh Dengan Hati Dalam Pendidikan Karakter, Nuansa Cendekia, Bandung, 2015; Mengupas Seksualitas, Penerbit Opus, Jakarta,  2015. Selain itu, menulis puluhan entri dalam Ensiklopedi Islam (1993), Ensiklopedi Hukum Islam (1997), dan Ensiklopedi Al-Qur`an (2000), serta sejumlah artikel yang disajikan dalam berbagai forum ilmiah, baik di dalam maupun luar negeri.

 

Penghargaan           

Sejumlah penghargaan (award), baik di tingkat nasional maupn internasional diperoleh Musdah atas kegigihan dan keberaniannya mempromosikan Islam yang rahmatan lil alamin. Dia sangat gigih mengedepankan interpretasi agama yang sejuk, humanis, pluralis dan akomodatif terhadap nilai-nilai kemanusiaan serta perjuangannya yang tidak kenal lelah dalam menegakkan demokrasi dan HAM. Dia aktif membumikan Pancasila, vokal menyuarakan prinsip kebhinekaan dan pluralisme, serta penghapusan kebijakan dan perilaku diskriminatif dan eksploitatif terhadap semua kelompok rentan, minoritas dan tertindas.

Di tingkat nasional, penghargaan yang diraihnya adalah sebagai berikut: Doktor Terbaik IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 1997; Tokoh Tahun 2004 Versi Majalah TEMPO; Piagam Penghargaan PeKa (Perempuan Untuk Perdamaian dan Keadilan), 2004; Piagam Penghargaan Kelirumologi dari Pusat Studi Kelirumologi Tahun 2005; Tokoh Wanita Indonesia Versi Majalah Gatra 2006; Tokoh Wanita Indonesia Versi Majalah FEMINA Tahun 2007; Tokoh Perdamaian Versi Majalah MADINA Tahun 2008; Penghargaan MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) sebagai Tokoh Perempuan Indonesia, Tahun 2008; Yap Thiam Hien Human Rights Award, Tahun 2008; Plangi Tribute to Women dari Kantor Berita Antara sebagai salah satu dari 10 Most Outstanding Woman, Tahun 2009; Penghargaan atas jasa dan kiprahnya memperjuangkan hak-hak perempuan; NABIL Award 2012 sebagai Tokoh yang gigih menyuarakan prinsip kebhinnekaan dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Konstitusi; Penghargaan dari HIIPIS (Himpunan Indonesia Untuk Ilmu-Ilmu Sosial) tahun 2013 sebagai ilmuwan sosial yang melahirkan karya-karya berpengaruh dalam bidang ilmu sosial di Indonesia.

Adapun penghargaan di tingkat internasional, antara lain: International Women of Courage Award dari Kementrian Luar Negeri Amerika Serikat (2007) diserahkan oleh Condoleeza Rice di Washington. Penghargaan itu diberikan atas kiprah Musdah di bidang penegakan demokrasi dan hak-hak asasi manusia; International Woman of The Year 2009 (Premio Internazionale La Donna Dell’anno) dari Pemerintah Consiglio Regionale Della Valle D’Aosta, Italy yang diserahkan di Milan, Italia (2009). Penghargaan itu atas perjuangan Musdah menyuarakan prinsip kesetaraan manusia dan penghapusan semua bentuk diskriminasi. Penghargaan The Ambassador of Global Harmony  2014 dari The Anand Ashram Foundation sebagai tokoh yang gigih memperjuangkan pluralisme dan hak kebebasan beragama di Indonesia.

 

Alamat Kantor:

ICRP (Indonesian Conference on Religion and Peace)

Jl. Cempaka Putih Barat XXI, No. 34 Jakarta Pusat, Indonesia Phone: 62-21-42802349-42802350 Fax. 62-21-4227243

 

Mailing Address

E-mail: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. atau  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

www.musdahmulia.org

www.mujahidahmuslimah.com

musdah-mulia.blogspot.co.id